Masih sangat teringat dibenak saya, pesan salah satu polisi
yang sangat dikenal luas oleh masyarakat kota Banda Aceh karena gayanya yang
unik, dalam menertipkan lalulintas dikota Banda Aceh. Pak Adnan sang polisi ‘meu
pep pep’ , dimana nama tersebut tentunya tidak asing bagi masyarakat banda
Aceh.
Disuatu sore saya bersama kawan – kawan sedang menikmati
kopi disalah satu warkop di ibu kota. Ditengah perbincangan saya bersama rekan
saya, tiba – tiba masuk sebuah mobil patroli lalulintas ke halaman warung kopi.
Ketika sedang diparkir, tidak sedikit pengunjung warung kopi melihatnya. Salah satu
yang menjadi tontonan pengunjung adalah karena pengemudi tidak berhenti
berbicara melalui pengeras suara dimobilnya. ‘Nyaaan’ kata beberapa pengun jung
disore itu.
Pintu kanan mobil tersebut dibuka, dan turunlah seorang Pak
polisi layaknya sang komandan yang berjalan dengan gagah, walau umurnya tidak
lagi muda. Ya, dialah pak Adnan Polisi ‘Meu pep pep’. Sahabat saya yang tanpa
rasa malu, seolah kenal dekat dengan pak Adnan menyapanya, “Pak, Keuno neujak,
tajep kuphi ino mantong”. (Pak, Kemari kita ngopi disini saja). Pak Adnan pun tak
menyia nyiakan ajakan tersebut. Dia menghampiri meja kami sambil melempar
senyum dan seraya berpesan “ kiban?, nyo
tanyo udep didunia beuna 2 boh hal. Yang phon peu mantong tapeuget harus ta
lakukan beu ikhlas. Yang kedua, bek lee gengsi, sebab menyo lee gengsi hana roh
taho. Begini terjemahannya. (Bagaimana?, kita hidup dudunia ini harus ada 2
hal. Yang pertama apa saja yang kita lakukan harus dengan rasa ikhlas. Yang kedua,
jangan banyak gengsi, sebab jika banyak gengsi kita susah berkawan).
Saya geleng geleng kepala mendengarkan nasihat pak Adnan
tersebut. Dalam benak saya berkata , “ ini sosok Polisi yang berjiwa guru,
polisi yang berjiwa tengku ”. nasihatnya tepat dan logis. Kopi sore pun
bertambah hangat dengan hangatnya nesihat polisi meu pep pep.
Tanpa menyiakan waktu, saya mengambil handphone dan meminta tolong kepada kawan untuk menduokumentasikan pertemuan langka ini. " pak, izin foto jeut, dren kan ka terkenal, tafoto sigo" ujar saya ke pak Adnan. :-)

alhamdulillah.terima kasih atas segala pujiannya.sukses bersama. Amin
BalasHapusMantap
BalasHapus