Senin, 30 Januari 2012

"HIYA" HORMAT GRAK !! SIAP GRAK !!


Hormat Grak !! Hadap kanan Grak ! Jalan ditempat Grak !!
Kepada,  Pembina upacara hormaaaat Grak ! 

Itulah kata-kata yang kudengar saat memasuki halaman sekolah. Para siswa sedang asyik latihan LKBB atau kepanjagannya Latihan Kesatuan Baris Berbaris, kurang lebih begitulah maknanya.
Dibawah terik matahari para siswa dengan semangatnya berlatih, sebagian ada yang sedang sibuk dengan kepanduan, mereka asyik dengan tali temali yang dilatih oleh seorang  kakak Pembina.


Aku coba menghampiri dan mengontrol latihan yang sedang mereka lakukan, tanpa kenal panasnya matahari, dengan semangat gegap gempita mereka gerakkan langkah berlatih. Diujung dekat perpustakaan ada satu kelompok yang sedang disibukkan dengan pelatihan semaphore dan morse.
Okey..adik2..sekarang kakak peragakan contoh semaphore ya //

(A)….(K)…(U)

(S)…(A)…(Y)…(A)….(N)…(G)

(A)…(K)…(H)…(I)
 
Begitulah huruf perhuruf terucap dari kakak Pembina sambil diikuti siswa. Namun ada yang aneh dengan kata2 yang diperagakan sipembina itu. Biasanya dia selalu memperagakan kata2 yang berhubungan dengan alam, misalnya “gunung, Hutan, Laut” dan lain sebagainya, tapi kali ini dia memperagakan kata yang memang sungguh asing untuk seorang Pembina yang super diam saat rapat diadakan.

Namanya “Hiya”…
dialah yang selama ini mengajari pramuka pada siswa SMA An-Nur .
Ah…aku mencoba melupakan keheranan yang ada dibenakku. Aku mencoba mendekati pos mereka, wajar,  karna memang  aku dipercayakan sebagai kepala exskul. Niatku hanyalah memantau dan bertanya tentang problema yang dihadapi dilapangan.

Aku terus berjalan mendekati Hiya, sembari berkata Assalamualaikum, gimana kak Hiya, apa ada kendala untuk hari ini? Anak2 bagaimana, apa ada yang tidak hadir? 

Terakhir aku berpesan dengan wajah yang sedikit melempar senyum , “kalau sudah lelah, istirahat saja dulu, jangan terlalu dipaksakan”. 

Iya bapak, terima kasih. Sebentar lagi juga sudah waktu istirahat, tanggung sedikit lagi ^_^
Okelah kalu begitu, selamat melanjutkan ya (Tanganku berada dibelakang layakknya seorang komandan yang sedang berkontrol prajurit) whehehehe….

Huff….perlahan nafas aku lepaskan. Aku belok kanan dan beranjak pergi secara pelan2 menuju pos selanjutnya. Belum jauh kakiku melangkah terdengar  suara Hiya yang kembali melatih para siswa. Satu persatu siswa mengucapkan kata2 semaphore yang diperagakan Hiya.
Dengan suara lantang dibawah panasnya matahari anak2 mengucapkan kata2 semaphore yang diperagakan Hiya.
Anak2 berkata :
A

K

U

C

I

N

T

A

B

A

P

A

K

>>>>> Masya Allah…langkahku terhenti, genggaman jariku terlepas, wajahku pucat. Kembali kuhembuskan nafas..huffff..sambil ku ingat sms yang masuk ke inbok handphone aku semalam
“Bapak, jangan terlalu berlebihan memberi pesan ke saya, saya jadi gak enak kalu bapak terus2 menasehati saya, saya takut ada perasaan lain yang hadir pada diri saya, mohon maaf bapak, saya cuma tak kuasa menahan isi hati yang sudah lama ingin saya beritaukan, ini isms tulus saya, supaya bapak tidak tersinggung.

Aku shock, ingin rasanya berpaling kebelakang melihat kearahnya, tapi terkesan malu, ah…

Edisi Gombal, Edisi Lebay daaaaannn Edisi Corat Coret . TiTiK !!
Hahahahahahahahhahaha//////

Tidak ada komentar:

Posting Komentar